Backpacker ke Jepang, Berikut Itinerary Hemat Selama 7 Hari

Backpacker ke Jepang, Berikut Itinerary Hemat Selama 7 Hari

Backpacker ke Jepang menjadi solusi yang tepat untuk wisatawan. Jepang merupakan destinasi impian bagi banyak backpacker.

Negara ini menawarkan perpaduan antara tradisi kuno dan modernitas yang unik. Mulai dari keindahan alam hingga gemerlap kota metropolitan, Jepang selalu menarik untuk dijelajahi.

Berlibur ke Jepang tidak selalu mahal jika Anda tahu cara mengatur anggaran. Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa menikmati keindahan Negeri Sakura tanpa menguras dompet.

Itinerary Hemat Backpacker ke Jepang

Backpacker ke Jepang menjadi solusi yang tepat untuk wisatawan. Jepang merupakan destinasi impian bagi banyak backpacker.

Liburan hemat ke Jepang bukan hal yang mustahil. Dengan memilih akomodasi murah dan transportasi yang efisien, Anda dapat mengunjungi banyak tempat menarik tanpa biaya besar. Berikut adalah panduan perjalanan selama 7 hari.

1. Hari Pertama: Tiba di Tokyo

Hari pertama Anda tiba di Bandara Narita atau Haneda, Tokyo. Setelah menyelesaikan proses imigrasi, segera aktifkan JR Pass di stasiun terdekat. Pass ini akan sangat membantu dalam menghemat biaya transportasi.

Setelah itu, menuju ke penginapan hostel yang telah dipesan sebelumnya. Pilih hostel dekat stasiun untuk memudahkan mobilitas. Letakkan barang dan istirahat sejenak sebelum mulai menjelajah.

Sore harinya, kunjungi Shibuya untuk melihat patung Hachiko dan menikmati keramaian di Shibuya Crossing. Jangan lupa mencicipi Takoyaki khas Jepang di sekitar area ini. Malamnya, berjalan-jalan di sekitar Shinjuku dan menikmati suasana kota.

2. Hari Kedua: Eksplorasi Tokyo

Mulailah hari dengan mengunjungi Asakusa untuk melihat Kuil Sensoji. Jangan lupa membeli suvenir di Nakamise Shopping Street. Kuil ini terkenal dengan gerbang Kaminarimon yang ikonik.

Setelah itu, menuju Tokyo Skytree untuk melihat panorama kota dari ketinggian. Jika ingin lebih hemat, cukup berjalan-jalan di sekitar area tanpa naik ke dek observasi. Tokyo Skytree Town juga menyediakan toko dan restoran.

Sore harinya, mampir ke Akihabara, pusat elektronik dan budaya otaku. Anda bisa melihat koleksi manga, action figure, dan gadget dengan harga bersaing. Cicipi juga kafe bertema anime yang menarik.

3. Hari Ketiga: Nikko Day Trip

Hari ketiga, lakukan perjalanan sehari ke Nikko menggunakan JR Pass. Nikko terkenal dengan situs warisan dunia UNESCO seperti Kuil Toshogu. Arsitekturnya megah dengan ukiran kayu yang rumit.

Jangan lewatkan Jembatan Shinkyo yang fotogenik, serta Air Terjun Kegon yang spektakuler. Untuk menghemat biaya, bawalah bekal makanan agar tidak perlu membeli di area wisata.

Sore hari, kembali ke Tokyo dan santai di taman kota seperti Ueno Park. Taman ini sering mengadakan acara budaya dan pameran seni. Nikmati sore yang tenang sambil bersantai di bangku taman.

4. Hari Keempat: Kyoto – Kota Bersejarah

Pagi hari, berangkat ke Kyoto menggunakan Shinkansen dengan JR Pass. Setibanya di Kyoto, langsung menuju Fushimi Inari Taisha. Kuil ini terkenal dengan ribuan gerbang torii merah yang mengesankan.

Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke Kiyomizu-dera. Dari terasnya, Anda bisa melihat pemandangan kota Kyoto. Jangan lupa mencoba teh hijau khas Kyoto di sekitar area kuil.

Sore harinya, kunjungi Gion untuk melihat geisha dan menikmati suasana tradisional. Jika beruntung, Anda bisa melihat maiko berjalan di sepanjang Hanamikoji Street. Nikmati makan malam dengan hidangan khas kaiseki.

5. Hari Kelima: Arashiyama dan Nara

Pagi hari, kunjungi Arashiyama Bamboo Forest. Suasana yang tenang dan rimbun membuatnya sangat fotogenik. Setelah itu, kunjungi Kuil Tenryu-ji yang penuh dengan keindahan taman bergaya Jepang.

Siang harinya, lanjut ke Nara untuk bertemu rusa jinak di Nara Park. Rusa di sini ramah dan bisa diajak berinteraksi. Jangan lupa membawa biskuit rusa yang dijual di sekitar taman.

Sore hari, kunjungi Kuil Todai-ji, yang memiliki patung Buddha raksasa. Arsitekturnya megah dan sangat mengesankan. Setelah puas berkeliling, kembali ke Kyoto untuk bermalam.

6. Hari Keenam: Osaka – Kota Modern

Berangkat ke Osaka pagi hari. Mulailah dari Osaka Castle, simbol sejarah kota ini. Kastil ini memiliki museum yang menceritakan perjalanan sejarah Jepang.

Siang harinya, eksplorasi kawasan Namba dan Dotonbori. Jangan lewatkan foto dengan latar belakang papan Glico Man yang terkenal. Nikmati takoyaki khas Osaka sebagai camilan siang.

Sore hari, kunjungi Umeda Sky Building untuk menikmati pemandangan kota dari ketinggian. Menjelang malam, jangan lupa mencoba okonomiyaki di restoran lokal.

7. Hari Ketujuh: Belanja dan Pulang

Hari terakhir di Jepang, gunakan waktu untuk membeli oleh-oleh di kawasan Shinsaibashi. Barang-barang seperti snack Jepang, kaos khas Osaka, dan kosmetik bisa Anda dapatkan dengan harga terjangkau.

Jika masih ada waktu, kunjungi Osaka Aquarium Kaiyukan. Akuarium ini memiliki koleksi biota laut yang menakjubkan. Setelah itu, menuju bandara untuk penerbangan kembali ke Indonesia.

Kesimpulan

Backpacker ke Jepang bisa menjadi destinasi wisata dengan pengalaman yang menyenangkan jika Anda pintar mengatur anggaran. Memilih akomodasi hostel dan memanfaatkan JR Pass adalah cara terbaik untuk menghemat biaya perjalanan.

Dengan itinerary 7 hari ini, Anda dapat menjelajahi kota besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka dengan lebih hemat. Jangan lupa menikmati kuliner lokal yang unik dan membawa oleh-oleh sebagai kenang-kenangan.