Beberapa tahun belakangan ini. Ada suatu alat yang dianggap dapat menggantikan rokok. Apakah alat tersebut. Alat tersebut yang kerap disebut sebagai pengganti rokok adalah vape. Mungkin sebagian dari kalian sudah mengetahui apa itu vape. Namun tahukah anda bahwa ada beberapa fakta tentang vape yang masih jarang diketahui banyak orang. Apa saja itu?  Berikut adalah penjelasannya.

  • Jangan menyamakan e-cigarettes dengan vape

Pada awal kemunculan vape. Banyak sekali orang yang menyebut bahwa e- cigarettes sama dengan vape. Bentuk dari e- cigarettes sekilas memang mirip dengan rokok tembakau. Namun e-cigarettes tidak banyak tersebar di Indonesia. Penjual e- cigarettes di Indonesia sangat jarang. Namun untuk penjualan di luar negeri. Biasanya e-cigarettes dijual di pom bensin atau tidak di toko khusus rokok. E-cigarettes juga memiliki berbahan macam rasa. Namun rasanya tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan liquid pada vape. Rata rata toko vape di indoensia tidak menyediakan e-cigarettes.

  • Kandungan liquid yang terdapat pada vape

Mungkin bagi sebagian orang yang masih asing dengan vape akan bertanya. Liquid itu terbuat dari bahan apa? Namun tidak usah bingung. Kandungan yang menyusun liquid pada vape dapat diterangkan secara jelas. Salah satu pabrik pembuat liquid pada vape meracik rasa nya dengan  tangan sendiri.

Dia menjelaskan bahwa untuk membuat sebuah liquid vape dibutuhkan empat jenis  bahan. Bahan tersebut mudah didapatkan. Bahan utama untuk membuat liquid vape adalah gliserin yang berasal dari sayuran. Gliserin ini akan berpengaruh terhadap sedikit atau banyaknya uap air yang akan dihasilkan vape. Untuk itulah gliserin yang bagus adalah gliserin yang berasal dari sayuran organik. Kemudian bahan yang kedua adalah propilen glikol.

Jika tadi gliserin pada vape tidak akan mempengaruhi rasa, nah propilen glikol ini akan sangat berpengaruh terhadap rasa vape. Dan bahan selajutnya adalah bahan yang juga terdapat di rokok biasa. Bahan tersebut adalah nikotin. Namun jumlah nikotin yang dimasukkan berbeda beda. Bahkan ada juga liquid vape yang tidak sama sekali mengandung nikotin.

  • Uap yang dihasilkan oleh vape tidak sama seperti rokok tembakau

Fakta tentang vape yang satu ini mungkin sudah banyak diketahui oleh orang. Bahwa saat penggunaan vape yang dikeluarkan bukan asap melainkan uap air. Namun masih banyak juga pertanyaan yang timbul mengenai apakah uap yang dihasilkan  tersebut berbahaya?

Salah satu studi di Eropa menyebutkan bahwa  uap air yang dihasilkan oleh vape tidak berbahaya jika uap air tersebut terhirup.

  • Penggunaan vape tetap dilarang untuk anak di bawah umur

Karena status vape yang sama dengan rokok. Hal ini menyebabkan tidak ada satupun toko vape memperbolehkan untuk menjual kepada anak anak di bawah umur. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa kandungan di dalam vape yang berbahaya. Walaupun tingkat berbahaya lebih rendah jika dibandingkan dengan rokok bisa.

  • Nyatanya vape dapat membantu perokok aktif untuk berhenti merokok

Seiring dengan semakin banyaknya orang yang menggunakan vape. Banyak orang yang mengatakan bahwa penggunaan vape sangat ampuh untuk membuat seseorang berhenti merokok. Para pengguna rokok tembakau yang memiliki kesulitan untuk lepas dari kegiatannya. Secara perlahan mereka bisa berhenti jika dibarengi dengan penggunaan vape.

Itulah tadi beberapa fakta tentang vape. Semoga dengan adanya artikel  ini bisa membuka serta menambah wawasan kamu. Khususnya mengenai vape.